liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
Saham Tesla Anjlok 11 Persen, Ini Pemicunya

Saham Tesla Anjlok 11 Persen, Ini Pemicunya

NEW YORK, iNews.id – Saham Tesla Inc anjlok ke level terendah dalam lebih dari dua tahun pada perdagangan Selasa (27/12/2022) waktu setempat. Hal ini menandakan perusahaan sedang mengalami kesulitan dan sedang menghadapi periode keuangan yang tidak menentu.

Mengutip The Guardian, Tesla telah kehilangan lebih dari setengah nilai sahamnya sejak awal Oktober. Hal ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor yang berpendapat bahwa Elon Musk, sebagai CEO Tesla, menghabiskan lebih banyak waktunya untuk mengelola perusahaan media sosialnya yang baru diakuisisi, Twitter.

Sebelumnya, Twitter juga sempat mengalami beberapa masalah sejak diambil alih oleh Elon Musk. Ini mengikuti kebijakan baru yang tiba-tiba diterapkan olehnya. Bahkan, Musk baru-baru ini juga menyatakan akan mencari suksesor sebagai CEO Twitter setelah banyak pengguna Twitter yang setuju Elon Musk harus mengundurkan diri.

Periset dan analis juga bereaksi terhadap perilaku tidak menentu Elon Musk sebagai sentimen negatif pada saham Tesla karena mempengaruhi kepercayaan investor.

Saham Tesla turun sebanyak 11,4 persen pada hari Selasa karena laporan Reuters mengatakan perusahaan berencana untuk mengurangi jadwal produksi pada bulan Januari di pabriknya di Shanghai. Kabar tersebut juga memicu kekhawatiran akan turunnya permintaan di pasar mobil terbesar dunia itu, di tengah meningkatnya jumlah infeksi Covid-19 di China.

Editor : Aditya Pratama

Ikuti iNews di Google Berita

Bagikan Artikel:

Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik, Menko Airlangga Dorong Investasi Industri Otomotif Previous post Dukung Pengembangan Kendaraan Listrik, Menko Airlangga Dorong Investasi Industri Otomotif
Lion Air Group Akan Tambah 80 Pesawat hingga 2023 Next post Lion Air Group Akan Tambah 80 Pesawat hingga 2023