liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
APBN Jangan Sampai Sakit karena...

Rasio terhadap PDB dalam Batas Aman

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mengungkapkan posisi utang Indonesia per 30 November 2022 sebesar Rp 7.554,25 triliun. Jumlah tersebut meningkat dibandingkan bulan sebelumnya yang sebesar Rp 7.496,7 triliun.

Kendati demikian, komposisi utang Indonesia terhadap produk domestik bruto (PDB) per November dikatakan aman. Itu karena rasio utang terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) sebesar 38,65 persen.

“Rasio utang terhadap PDB berada dalam batas yang aman, wajar, dan terkendali disertai dengan diversifikasi portofolio yang optimal,” kata Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dalam publikasi final APBN Desember 2022 kita, dikutip Kamis (29). /12/2022).

Utang tersebut terdiri dari Surat Berharga Negara (SBN) sebesar Rp6.697,83 triliun dan pinjaman sebesar Rp856,42 triliun. Berdasarkan jenisnya, utang pemerintah didominasi oleh instrumen SBN yang mencapai 88,66 persen dari total komposisi utang pada akhir November 2022. Sedangkan berdasarkan mata uang, utang pemerintah didominasi oleh mata uang dalam negeri (rupiah) sebanyak 70,36 persen.

Menurutnya, langkah tersebut merupakan salah satu tameng pemerintah dalam menghadapi tingginya volatilitas mata uang asing dan dampaknya terhadap pembayaran kewajiban utang luar negeri.

“Dengan strategi utang yang mengutamakan penerbitan dalam mata uang Rupiah, diharapkan porsi utang dalam mata uang asing akan terus menurun ke depan dan risiko nilai tukar dapat terjaga,” katanya.

Sementara kepemilikan SBN saat ini didominasi oleh perbankan disusul oleh Bank Indonesia (BI). Sedangkan kepemilikan investor asing terus menurun sejak 2019 mencapai 38,57 persen, hingga akhir 2021 tercatat 19,05 persen, dan hingga 15 Desember 2022 mencapai 14,64 persen.

“Hal ini menunjukkan upaya pemerintah yang konsisten untuk mewujudkan financial freedom dan didukung oleh kecukupan likuiditas domestik. Namun, dampak normalisasi kebijakan moneter terhadap pasar SBN tetap perlu diwaspadai,” ujarnya.

Editor: Jujuk Ernawati

Ikuti iNews di Google Berita

Bagikan Artikel:

Lion Air Group Akan Tambah 80 Pesawat hingga 2023 Previous post Lion Air Group Akan Tambah 80 Pesawat hingga 2023
OJK Sebut Kinerja Reksa Dana Turun di 2022, Ini Faktornya Next post OJK Sebut Kinerja Reksa Dana Turun di 2022, Ini Faktornya