liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
PPKM Dicabut, Kadin Sebut Jadi Momentum Perkuat Ekonomi RI

PPKM Dicabut, Kadin Sebut Jadi Momentum Perkuat Ekonomi RI

JAKARTA, iNews.id – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Arsjad Rasjid menyambut baik pencabutan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Sosial (PPKM) yang diresmikan Presiden Joko Widodo pada Jumat (30/12/2022). Dia berharap, penghapusan PPKM dapat menjadi momentum bagi Indonesia untuk memperkuat perekonomiannya.

Arsjad menuturkan, peluang dunia usaha terbuka lebar untuk mulai beroperasi seperti biasa. Pemulihan kinerja UKM menjadi salah satu penggerak utama saat ini, mengingat kontribusinya yang besar terhadap PDB dan lapangan kerja.

“Pencabutan PPKM juga menjadi pintu gerbang peluang usaha yang luas bagi pelaku usaha selama masyarakat tetap waspada dan perlindungan masyarakat melalui vaksin booster harus terus ditingkatkan untuk memperkuat imunitas masyarakat,” kata Arsjad dalam keterangannya, Minggu (1 /1). 1/2022).

Arsjad mengatakan, pembatalan PPKM akan menjadi peluang bagi para pelaku usaha untuk menata kembali usahanya, terutama bagi para pelaku usaha yang lelah akibat penyebaran wabah Covid-19.

“Terkait pembatalan PPKM, bagi kami sebagai pengusaha tentu menyambut baik rencana ini. Dengan dibatalkannya PPKM, mobilitas masyarakat akan terus meningkat, berpotensi meningkatkan konsumsi masyarakat dan juga mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia,” ujarnya.

Dia menambahkan, penghapusan PPKM akan membuat sektor pariwisata dan retail kembali pulih. Pada tahun 2020, sektor pariwisata sangat terpukul, namun akhirnya pulih perlahan.

“Kalau melihat PDB sektor akomodasi, pertumbuhannya normal sepanjang 2022. Ritel juga sama, sudah pulih. Investasinya juga sesuai target,” ujarnya.

Editor : Aditya Pratama

Ikuti iNews di Google Berita

Bagikan Artikel:

Prediksi IHSG Awal 2023, Saham Apa Saja yang Bisa Jadi Pilihan? Previous post Prediksi IHSG Awal 2023, Saham Apa Saja yang Bisa Jadi Pilihan?
IMF Peringatkan Ekonomi Global 2023 Makin Sulit, 3 Mesin Utama Jadi Sorotan Next post IMF Peringatkan Ekonomi Global 2023 Makin Sulit, 3 Mesin Utama Jadi Sorotan