liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Orang Terkaya ke-2 RI Borong Saham Bayan Resources (BYAN) Rp10,67 Miliar

Orang Terkaya ke-2 RI Borong Saham Bayan Resources (BYAN) Rp10,67 Miliar

JAKARTA, iNews.id – Orang terkaya kedua di Indonesia yang disebut sebagai raja batu bara Indonesia, Low Tuck Kwong membeli 814.600 saham PT Bayan Resources Tbk (BYAN). Ia yang juga direktur utama perseroan membelinya dengan harga Rp 13.104,80 per saham.

Transaksi pembelian saham perusahaan tambang itu selesai pada 12-16 Desember 2022. Tujuan transaksi pembelian saham itu untuk investasi.

“Tujuan transaksi adalah investasi, dengan status kepemilikan langsung,” kata Low Tuck dalam keterangannya di Jakarta, Senin (19/12/2022).

Dengan harga itu, dia diperkirakan menghabiskan Rp 10,67 miliar. Dengan pembelian saham tersebut, kepemilikan saham Low Tuck di BYAN meningkat dari semula 20.311.572.870 saham atau 60,93 persen menjadi 20.312.387.470 saham atau setara 60,94 persen.

Low Tuck Kwong adalah administrator dan pemegang saham BYAN. Selain dia, beberapa anggota direksi memegang kepemilikan BYAN yakni Lim Chai Hock sebesar 3,26 persen, Jenny Quantero 2,98 persen, dan beberapa anggota direksi lainnya kurang dari 1 persen.

Sedangkan saham BYAN hingga penutupan Senin (19/12/2022) melonjak 1,43 persen menjadi Rp 14.150, dengan kenaikan mingguan 8,85 persen. Sedangkan sepanjang tahun ini (year to date/ytd) BYAN melonjak 424,07 persen.

Editor: Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:

Kita Bersyukur Miliki Sumber Daya Alam Melimpah Previous post Kita Bersyukur Miliki Sumber Daya Alam Melimpah
APBN 2022 Defisit Rp237,7 Triliun per 14 Desember, Hanya 1,12 Persen dari PDB Next post APBN 2022 Defisit Rp237,7 Triliun per 14 Desember, Hanya 1,12 Persen dari PDB