liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Kita Bersyukur Miliki Sumber Daya Alam Melimpah

Kita Bersyukur Miliki Sumber Daya Alam Melimpah

JAKARTA, iNews.id – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengungkapkan bahwa Indonesia memiliki sumber daya alam yang sangat banyak. Demikian disampaikan Menteri ESDM Arifin Tasrif dalam MNC Forum LXVII (67th) Strategi dan Kebijakan Pemerintah dalam Pengembangan Energi Terbarukan untuk Mendukung Perekonomian Nasional.

“Kita bersyukur memiliki sumber daya alam yang melimpah, terutama energi fosil,” ujarnya, Senin (19/12/2022).

Arifin menjelaskan, sektor migas Indonesia telah mencapai kesuksesan dalam beberapa tahun terakhir.

“Di sini migas yang kita mulai pada tahun 1960, mencapai puncaknya pada tahun 1998 hingga 2000-an, dimana lift gas kita cukup tinggi begitu juga dengan minyak, namun pada akhirnya kita mengalami penurunan,” ujar Arifin.

dia berkata. pada tahun 1970-an hingga 19880-an menjadi salah satu poin penting bagi pemerintahan Republik Indonesia. Pada tahun 1977, Indonesia memproduksi hingga 1,68 juta barel minyak per hari. Di sisi lain, konsumsi BBM masyarakat Indonesia hanya sekitar 300.000 barel per hari.

Saat itu, Indonesia menjadi pengekspor minyak dan masuk dalam Organisasi Negara Pengekspor Minyak (OPEC). PT Chevron Pacific Indonesia memproduksi minyak hingga 1 juta barel per hari (bph) dari Blok Rokan, Riau pada masa jayanya pada 1973.

Editor: Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:

Sri Mulyani Sebut Pasar Karbon Jadi Tantangan Sekaligus Jawaban dari Perubahan Iklim Previous post Begini Langkah Sri Mulyani Pastikan Transisi Kenaikan Tarif Cukai Hasil Tembakau Berjalan Lancar
Orang Terkaya ke-2 RI Borong Saham Bayan Resources (BYAN) Rp10,67 Miliar Next post Orang Terkaya ke-2 RI Borong Saham Bayan Resources (BYAN) Rp10,67 Miliar