liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Kisah Sukses Martha Tilaar, Bisnis dari Salon Kecil Jadi Ratu Produk Kosmetik

Kisah Sukses Martha Tilaar, Bisnis dari Salon Kecil Jadi Ratu Produk Kosmetik

JAKARTA, iNews.id – Martha Tilaar adalah sosok dibalik kesuksesan Sariayu Martha Tilaar. Brand ini sudah dikenal sebagai produsen kosmetik atau jamu legendaris di Indonesia.

Dikutip dari berbagai sumber, bisnis kecantikannya dimulai dari sebuah salon kecantikan kecil berukuran 4×6 meter pada tahun 1970. Martha Tilaar memutuskan membuka salon setelah kembali dari Amerika Serikat (AS) untuk menemani suaminya, Henry A. Rudolf Tilaar bekerja di sana.

Dia sudah memiliki bekal untuk terjun ke bisnis. Pasalnya, selama mendampingi suaminya di Negeri Paman Sam itu, Martha Tilaar melanjutkan studinya di Academy of Beauty Culture di Bloomington, Indiana. Dari sini, ia mengenal dunia kosmetik dan kecantikan.

Berbekal modal seadanya, ia membuka salon pertamanya di garasi rumah orang tua Yakob Handana di Menteng, Jakarta Pusat. Ia juga mempromosikan salonnya melalui brosur yang dibagikan dari rumah ke rumah.

Usaha itu terbayar. Metode promosi berhasil menarik pelanggan dari orang asing yang bekerja di kedutaan.

Dari awalnya hanya sebuah salon kecil, dalam waktu 6 bulan, ia sudah bisa pindah ke tempat yang lebih besar. Kemudian pada tahun 1972, Martha Tilaar membuka salon kecantikan keduanya, Salon Martha Griya di Menteng. Di salon ini, ia mulai membuat perawatan kecantikan herbal tradisional.

Editor: Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:

BNI Terbitkan NCD Rp3 Triliun, untuk Apa? Previous post BNI Terbitkan NCD Rp3 Triliun, untuk Apa?
Ada Aset Negara Rp1.464 Triliun yang Perlu Dikelola saat Pindah ke IKN Next post Ada Aset Negara Rp1.464 Triliun yang Perlu Dikelola saat Pindah ke IKN