liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
Jelang Tahun Politik, Analis Prediksi Ekonomi RI Bakal Bergerak Makin Kencang

Jelang Tahun Politik, Analis Prediksi Ekonomi RI Bakal Bergerak Makin Kencang

JAKARTA, iNews.id – Bayang-bayang kekhawatiran terkait resesi yang semakin mendekat disebut-sebut akan mempengaruhi perekonomian dan dunia usaha tahun ini. Sementara dari dalam negeri, memasuki tahun politik jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024, dipastikan juga memberi warna tersendiri pada situasi pasar di tahun depan.

“Dengan mulai memasuki tahun (politik) kampanye, ketika seseorang membagikan uang, tentu akan digunakan untuk belanja. Dan ingat postur ekonomi kita 50 persen lebih ditopang oleh transaksi domestik, jadi tentu saja ini akan berdampak besar. . Perekonomian akan bergerak lebih cepat dan lebih cepat,” kata Kepala Investasi PT Reswara Gian Investa, Kiswoyo Adi Joe dalam acara Penutupan Saluran Sesi Kedua BEI, Selasa (17/1/2023).

Secara umum, Kiswoyo memprediksi pertumbuhan ekonomi Indonesia sepanjang 2023 berada di kisaran 4,8 hingga 5 persen. Artinya keadaan ekonomi, industri dan dunia usaha diasumsikan berjalan dengan baik dan sesuai dengan yang diharapkan.

Dengan asumsi tersebut, selain mempertimbangkan potensi pertumbuhan di masing-masing sektor industri, ia menilai saham-saham sektor perbankan memiliki peluang yang cukup baik untuk terus menguat di masa mendatang.

“Dengan asumsi transaksi domestik akan berkembang relatif cepat lebih awal, tentunya semua jenis transaksi harus melalui perbankan. Artinya kinerja (perbankan) pasti akan lebih kondusif, sehingga proyeksi (saham) ke depan juga cukup baik. ,” dia berkata.

Editor : Aditya Pratama

Ikuti iNews di Google Berita

Bagikan Artikel:

279 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Turun ke 6.765 Previous post 279 Saham Melemah, IHSG Hari Ini Ditutup Turun ke 6.765
Suku Bunga BI Diprediksi Naik, Ini Prospek Saham Properti dan Otomotif Next post Suku Bunga BI Diprediksi Naik, Ini Prospek Saham Properti dan Otomotif