liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
IMF Peringatkan Ekonomi Global 2023 Makin Sulit, 3 Mesin Utama Jadi Sorotan

IMF Peringatkan Ekonomi Global 2023 Makin Sulit, 3 Mesin Utama Jadi Sorotan

WASHINGTON DC, iNews.id – Direktur Pelaksana Dana Moneter Internasional (IMF), Kristalina Georgieva mengatakan, tahun 2023 akan menjadi tahun yang sulit bagi ekonomi global. Pasalnya, tiga mesin utama pertumbuhan global, yakni Amerika Serikat (AS), Uni Eropa, dan China semakin melemah aktivitas ekonominya.

“Tahun baru akan lebih sulit daripada tahun yang kita tinggalkan. Kenapa? Karena tiga ekonomi besar (AS, UE, dan China) semuanya melambat secara bersamaan,” ujar Georgieva seperti dikutip dari Reuters, Senin (2/1/2018). . 2023).

Sementara itu, tahun lalu IMF memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada 2023. Hal ini mencerminkan masih adanya hambatan akibat perang di Ukraina, tekanan inflasi dan kenaikan suku bunga yang tinggi oleh bank sentral seperti Federal Reserve (The Fed).

Sejak itu, China telah membatalkan kebijakan nol-Covid dan memulai pembukaan kembali ekonomi yang kacau, meskipun konsumen di sana tetap berhati-hati karena kasus Covid-19 meningkat.

“Untuk pertama kalinya dalam 40 tahun, pertumbuhan China pada 2022 kemungkinan berada di bawah pertumbuhan global,” katanya.

Georgieva mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 di China diprediksi akan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi tahun ini dan juga mempengaruhi pertumbuhan regional dan global.

“Untuk beberapa bulan ke depan, akan sulit bagi China, dan dampaknya terhadap pertumbuhan China akan negatif. Dampaknya terhadap kawasan akan negatif, dampaknya terhadap pertumbuhan global akan negatif,” kata Georgieva.

Editor : Aditya Pratama

Ikuti iNews di Google Berita

Bagikan Artikel:

PPKM Dicabut, Kadin Sebut Jadi Momentum Perkuat Ekonomi RI Previous post PPKM Dicabut, Kadin Sebut Jadi Momentum Perkuat Ekonomi RI
Ada 26 Bank Umum Sudah Penuhi Modal Inti Rp3 Triliun Next post Ada 26 Bank Umum Sudah Penuhi Modal Inti Rp3 Triliun