liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
ronin86
IHSG Pekan Depan Diprediksi Bergerak Sideways, Berikut Analisisnya

IHSG Pekan Depan Diprediksi Bergerak Sideways, Berikut Analisisnya

JAKARTA, iNews.id – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) awal pekan depan diprediksi bergerak sideways dipengaruhi beberapa sentimen. Sucor Sekuritas Financial Educator and Technical Analyst Philip Jeremy mengatakan setelah JHSG melemah pekan lalu, indeks benchmark kemungkinan akan bergerak menguji resistance-nya.

“Kami melihat JHSG bergerak relatif sideways, kemungkinan besar minggu depan kita akan melihat sedikit peningkatan,” ujar Philip dalam keterangannya yang dikutip, Minggu (4/12/2022).

Philip menambahkan, sebelumnya terlihat setelah menguji support selanjutnya, IHSG berpotensi kembali menguji resistance hingga level 7.100. Apakah indeks akan menembus 7.100, investor diminta menunggu dan melihat perdagangan minggu depan.

Sentimen lainnya adalah window dressing yang memungkinkan IHSG berpotensi keluar dari area level 7.100. Potensi penembusan menuju level 7.300, yang secara teknis menjadi ‘tujuan’ menjelang akhir tahun.

“Selama window dressing ini, biasanya saham LQ45 atau Kompas100 memiliki pondasi yang bagus dan jika kita lihat laba di kuartal keempat diharapkan akan meningkat yang akan memperhatikan laporan keuangan dan menarik minat investor,” kata Philip. .

Editor : Aditya Pratama

Bagikan Artikel:

Utang Negara Miskin Capai Rp956,50 Triliun, Bank Dunia Ingatkan Potensi Gagal Bayar Previous post Utang Negara Miskin Capai Rp956,50 Triliun, Bank Dunia Ingatkan Potensi Gagal Bayar
Harga Minyak Dunia Melonjak Dipicu Kebijakan OPEC+ dan Pelonggaran Lockdown China Next post Harga Minyak Dunia Melonjak Dipicu Kebijakan OPEC+ dan Pelonggaran Lockdown China