liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
ronin86
BNI Terbitkan NCD Rp3 Triliun, untuk Apa?

BNI Terbitkan NCD Rp3 Triliun, untuk Apa?

JAKARTA, iNews.id – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) menerbitkan kembali Negotiable Certificate of Deposit (NCD) atau sertifikat deposito setara Rp 3 triliun pada kuartal IV 2022. Hal itu dilakukan untuk ekspansi bisnis.

NCD terdiri dari NCD rupiah mencapai Rp 2,5 triliun dan NCD dolar AS senilai 31,5 juta dolar AS atau setara Rp 500 miliar.

Direktur Treasury BNI Putrama Wahju Setyawan mengatakan, dana hasil penerbitan NCD setelah dikurangi biaya emisi seluruhnya akan digunakan untuk ekspansi kredit dalam rangka pengembangan bisnis.

“Hal ini sesuai dengan rencana perseroan yang berniat mencari tambahan pembiayaan selain Dana Pihak Ketiga (DPK) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan BNI, khususnya pembiayaan kredit dan pinjaman jangka panjang,” kata Putrama dalam keterangannya, dikutip dari Antara , Jumat (9/12/2022).

NCD tersebut telah didaftarkan di Pusat Penyimpanan Efek Indonesia (KSEI) dengan nama NCD Rupiah BNI Tahun 2022 dan NCD US Dollars BNI Tahun 2022.

NCD Rupiah diterbitkan dalam tiga seri, yaitu seri A dengan jangka waktu enam bulan dengan tingkat bunga 5,9 persen, seri B dengan jangka waktu sembilan bulan dengan tingkat bunga 6 persen, dan seri C dengan jangka waktu 12 bulan. dengan tingkat bunga 6,2 persen. Sedangkan NCD dolar AS hanya diterbitkan dalam waktu enam bulan dengan tingkat bunga 4,25 persen.

Jumlah investor yang tertarik dengan NCD relatif tinggi. NCD Rupiah oversubscribed 2,4 kali dan NCD USD oversubscribed 1,6 kali selama book building.

Putrama mengatakan BNI merupakan bank pertama yang menerbitkan NCD dolar AS di pasar domestik di Indonesia dan mendapat tanggapan positif dari investor. NCD yang diterbitkan BNI merupakan instrumen alternatif bagi investor dan nasabah dengan imbal hasil yang kompetitif.

Dia juga optimis kredit tahun depan terus meningkat. Dengan demikian, BNI dapat terus berkontribusi dalam melanjutkan pemulihan ekonomi negara di tengah ketidakpastian global yang semakin meningkat.

“Ekspansi kredit ini menunjukkan dukungan bank dalam pemulihan perekonomian negara yang semakin kuat pasca dihantam pandemi Covid-19,” ujarnya.

Adapun pinjaman BNI akan difokuskan pada segmen low risk dan top tier borrower di masing-masing sektor industri potensial. Perseroan juga berharap eksposur kredit berkualitas tinggi ini akan berdampak pada kualitas kredit BNI dalam jangka panjang.

Editor: Jujuk Ernawati

Bagikan Artikel:

Airlangga Ungkap Indonesia Dapat Kepercayaan untuk Perdamaian dan Kemakmuran Dunia Previous post Airlangga Ungkap Indonesia Dapat Kepercayaan untuk Perdamaian dan Kemakmuran Dunia
Kisah Sukses Martha Tilaar, Bisnis dari Salon Kecil Jadi Ratu Produk Kosmetik Next post Kisah Sukses Martha Tilaar, Bisnis dari Salon Kecil Jadi Ratu Produk Kosmetik