liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Airlangga Ungkap Indonesia Dapat Kepercayaan untuk Perdamaian dan Kemakmuran Dunia

Airlangga Ungkap Indonesia Dapat Kepercayaan untuk Perdamaian dan Kemakmuran Dunia

JAKARTA, iNews.id – Menteri Koordinator Perekonomian (Menko Perekonomian), Airlangga Hartarto mengatakan, Indonesia dipercaya untuk mewujudkan perdamaian dan kesejahteraan dunia. Hal ini sejalan dengan keberhasilan Presidensi G20 Indonesia.

Ia mengungkapkan Presidensi G20 Indonesia telah berhasil membuahkan hasil nyata antara lain Partnership for Global Infrastructure and Investment (PGII), pandemic fund, financial intermediary fund, Just Energy Transition Partnership (JETP), dan Asia Zero Emission.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kepiawaian Indonesia memposisikan diri di tengah gejolak geopolitik global. Kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Ukraina dan Rusia Juni lalu serta undangan Ukraina ke Forum G20 telah menunjukkan kemampuan Indonesia sebagai negara perantara.

Resonansi positif Forum G20 juga berlanjut pada KTT APEC di Bangkok yang menghasilkan Deklarasi Pemimpin APEC 2022 dengan mengadopsi sepenuhnya Deklarasi Pemimpin G20 Bali.

“Negara lain melihat Indonesia menyelesaikan masalah dengan komunikasi, dengan soft power. Nah, ini dikelola dengan baik oleh Presiden,” kata Airlangga dikutip di Jakarta, Sabtu (12/10/2022).

Menurutnya, keberhasilan momentum Presidensi G20 Indonesia juga mampu berdampak pada kesinambungan pertumbuhan ekonomi negara yang pesat yang pada triwulan III berhasil menembus level 5,72 persen (yoy).

Pertumbuhan yang menggembirakan tersebut juga diikuti dengan penurunan inflasi menjadi 5,42 persen (yoy) pada November 2022. Sementara itu, cadangan devisa yang positif, neraca perdagangan yang mengalami surplus selama 30 bulan berturut-turut, dan neraca pembayaran yang positif juga menguat. menunjukkan bahwa perekonomian Indonesia berada pada posisi yang sangat baik.

Ketergantungan pada pasar domestik yang dominan membuat pemerintah optimistis terhadap laju pertumbuhan ekonomi ke depan di tengah situasi ekonomi global yang diperkirakan akan diselimuti “awan gelap”.
Meski mengalami perlambatan, Purchasing Managers’ Index Indonesia masih menunjukkan kinerja positif dan berada pada level ekspansi 50,3.

Kelanjutan program restrukturisasi kredit UKM, bantalan fiskal sebagai penyerap sektor energi, koordinasi seluruh rantai pasok di sektor pangan, dan harapan sektor padat karya untuk mendukung tenaga kerja merupakan bagian dari berbagai upaya tersebut. dilakukan pemerintah untuk mendukung laju pertumbuhan ekonomi di masa mendatang.

“Dengan kebutuhan tenaga kerja sekitar 600.000 per tahun dan nilai yang diharapkan terus meningkat, sektor ekonomi digital juga diharapkan menjadi penopang pertumbuhan,” ujar Airlangga.

Dukungan pelatihan atau pendidikan untuk meningkatkan daya saing di era ekonomi digital juga telah diberikan oleh Pemerintah. Sektor pertanian yang menyerap banyak tenaga kerja juga terus mendapat dorongan dari Pemerintah untuk terus berkembang, antara lain melalui skema Kredit Usaha Rakyat.

Di tingkat regional, hampir seluruh negara ASEAN saat ini memiliki pertumbuhan sekitar 5 persen (yoy), sehingga melalui perdagangan intra-ASEAN akan memiliki kemampuan untuk saling melindungi dari penurunan permintaan di luar kawasan. Keunggulan stabilitas politik ASEAN yang tidak lepas dari stabilitas politik Indonesia juga diharapkan dapat mendukung pertumbuhan ekonomi ASEAN.

“Tentu saja tahun depan dipertaruhkan bagi Indonesia. Jika kita bisa menghadapi tantangan yang akan datang tahun depan, maka kita berharap Indonesia bisa berprestasi tahun depan. Karena tantangan kita selama dua tahun ini, kita mampu bertahan, tapi tahun depan kita harus bisa bertahan dan saat itu belum banyak negara yang bisa lepas landas seperti Indonesia,” ujar Airlangga.

Editor : Jeanny Aipassa

Bagikan Artikel:

Cara Supaya Usaha Kuliner Cepat Laris di Hari Pertama, Perhatikan 5 Hal Dasar Ini Previous post Cara Supaya Usaha Kuliner Cepat Laris di Hari Pertama, Perhatikan 5 Hal Dasar Ini
BNI Terbitkan NCD Rp3 Triliun, untuk Apa? Next post BNI Terbitkan NCD Rp3 Triliun, untuk Apa?