liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
liveslot168
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
Cocol88
bosswin168
bosswin168 login
bosswin168 login
bosswin168 rtp
bosswin168 login
bosswin168 link alternatif
boswin168
bocoran rtp bosswin168
bocoran rtp bosswin168
slot online bosswin168
slot bosswin168
bosswin168 slot online
bosswin168
bosswin168 slot viral online
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
cocol88
lotus138
bosswin168
bosswin168
bosswin168
maxwin138
master38
master38
master38
mabar69
mabar69
mabar69
mabar69
master38
ronin86
ronin86
ronin86
cocol77
cocol77
Ada 26 Bank Umum Sudah Penuhi Modal Inti Rp3 Triliun

Ada 26 Bank Umum Sudah Penuhi Modal Inti Rp3 Triliun

JAKARTA, iNews.id – Dewan Jasa Keuangan (OJK) mengungkapkan seluruh bank umum telah memenuhi ketentuan modal inti sebesar Rp3 triliun. Hal ini sejalan dengan Peraturan OJK 12 Tahun 2020 tentang Penggabungan Bank Umum.

Dalam aturan tersebut, bank umum harus memenuhi modal inti sebesar Rp3 triliun pada akhir tahun 2022.

“Sampai hari ini sudah ada 26 bank yang sudah memenuhi modal inti. Penambahan modal pemegang saham, rights issue atau merger sudah dilakukan,” kata Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae di Media Conference Awal Tahun OJK, Senin (02/01/ 2019) 2023).

Sejumlah bank telah memenuhi modal inti sebesar Rp 3 triliun, antara lain PT Krom Bank Indonesia Tbk (BBSI) yang berhasil memenuhi modal inti minimum melalui penambahan modal dengan hak pertama (HMETD) atau rights issue, BBSI berhasil menghimpun tambahan modal sebesar Rp 911,3 miliar .

Selain itu, PT Bank Bumi Arta Tbk (BNBA) juga melakukan rights issue untuk memenuhi modal inti minimal Rp3 triliun. Perseroan menerbitkan 616 juta saham baru atau 18,18 persen dari total saham yang ditempatkan dan disetor penuh setelah rights issue.

Selain itu, PT Bank Neo Commerce Tbk (BBYB) juga menggelar aksi korporasi rights issue untuk memenuhi kebutuhan modal inti, dan PT Bank Victoria International Tbk (BVIC).

Sedangkan yang memilih merger untuk memenuhi modal inti Rp 3 triliun, Dian menolak menyebutkan nama kedua bank tersebut. Sebab, proses merger merupakan aksi korporasi dan harus mengikuti prosedur administrasi yang ada.

“Hal ini tidak bisa disebutkan secara jelas karena akan mempengaruhi harga saham bank,” katanya.

Sebelumnya, dia menjelaskan tiga jenis konsekuensi yang akan diterima oleh bank yang tidak dapat memenuhi modal inti. Pertama, OJK akan melakukan ‘paksa’ merger bank yang tidak bisa memenuhi syarat.

Kedua, OJK juga mempertimbangkan untuk menurunkan peringkat bank umum yang tidak memenuhi modal inti menjadi Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Apalagi, yang paling parah adalah meminta likuidasi sukarela oleh bank yang tidak bisa mencapai modal inti Rp 3 triliun jika tidak memilih opsi lain.

Editor: Jujuk Ernawati

Ikuti iNews di Google Berita

Bagikan Artikel:

IMF Peringatkan Ekonomi Global 2023 Makin Sulit, 3 Mesin Utama Jadi Sorotan Previous post IMF Peringatkan Ekonomi Global 2023 Makin Sulit, 3 Mesin Utama Jadi Sorotan
Dulu Gagal Jualan Tahu Bulat, Kini Sukses Dagang Tahu Aci Kantongi Omzet Jutaan Sehari Next post Dulu Gagal Jualan Tahu Bulat, Kini Sukses Dagang Tahu Aci Kantongi Omzet Jutaan Sehari